Tawa - Henri Bergson
Tawa - Henri Bergson
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
Dalam esai filsafat penting yang diterbitkan pada tahun 1900 ini, Henri Bergson mengkaji hakikat tawa dan kelucuan dengan kedalaman yang tiada banding. Apa yang menyebabkan tawa? Mengapa beberapa situasi tampak lucu bagi kita? Bergson mengembangkan teori terkenalnya bahwa tawa lahir dari persepsi "mekanika yang ditempelkan pada yang hidup" - ketika otomatisasi dan kekakuan menggantikan kelenturan alami kehidupan.
Poin-poin utama karya ini :
- Analisis filsafat tentang kelucuan dalam tiga dimensinya: kelucuan situasi, kelucuan watak, kelucuan kata-kata
- Fungsi sosial tawa sebagai koreksi terhadap perilaku yang kaku
- Kontras antara kehidupan (kelenturan, penyesuaian) dan mekanika (pengulangan, otomatisasi)
- Renungan tentang seni, masyarakat, dan hakikat manusia
Karya dasar filsafat Prancis, Le Rire tetap menjadi rujukan penting untuk memahami mekanisme kelucuan dan dimensi sosial dari humor. Sebuah teks yang mudah diakses yang mengungkap seluruh ketajaman pemikiran Bergson.
Tentang pengarang : Henri Bergson (1859-1941), filsuf Prancis, penerima hadiah Nobel sastra 1927, adalah salah satu pemikir paling berpengaruh abad ke-20. Karya-karyanya tentang waktu, kesadaran, dan kehidupan telah memberikan pengaruh mendalam pada filsafat modern.
